Teman (?)
Ya, teman itu
Ketika sudah tak lagi berurusan, tak ada lagi sebuah momen persatuan yang menghubungkan, semua hanya sebatas kerjaan atau kegiatan, itulah teman
Ketika sedang bergelut dengan kesibukan untuk merintis hidup mereka, tak ada hal yang perlu dibahas dan diungkapkan, itulah teman
Ketika tak ada lagi hal yang bisa dikerjakan, barulah mencari, itulah teman
Ketika sedang membutuhkan, segera mencari... itulah teman
Ketika dibutuhkan, perlahan pergi... itulah teman
Ketika dibutuhkan dengan pilihan kesenangan atau membantu, sudah pasti yang dipilih.. itulah teman
Ketika mereka sudah memperoleh yang diinginkan, tak kunjung kembali... itulah teman
Ketika ada sesuatu yang berharga, tak lagi peduli, itulah teman
Mungkin aku sudah lupa definisi teman sesungguhnya, karena sudah terlalu lama hal ini kurasakan. Mungkin saja berteman
dahulunya sangat indah dan penuh dengan canda tawa, riang gembira,
mungkin aku merindukan masa-masa itu (jika memang benar-benar ada)
.
.
.
.
.
Yah, mungkin setiap orang sedang berjuang mengenai sesuatu yang tak pernah kita tahu, sehingga tak berhak untuk men-judge orang tersebut bahwa mereka tak lagi peduli. Yah mungkin aku akan memilih untuk berjuang seperti itu, sehingga tak perlu ada yang menganggap peduli dan tak perlu dipedulikan.
<总是戴着面具>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar